Budidaya Ayam Jawa Super

Ayam Jawa Super

Apa jadinya jika indukan ayam jantan Vietnam dikawinkan dengan indukan ayam petelur betina atau ayam buras, hasilnya ternyata layaknya ayam kampung. Akan tetapi dagingnya lebih montok, rendah lemak dan yang terpenting pertumbuhannya seperti ayam negeri atau broiler. Inilah ayam yang dinamai ayam jawa super, jenis unggas yang lahir dari persilangan antara ayam Vietnam dengan ayam petelur. Selama ini jenis ayam kampung yang ada di pasaran umumnya hasil persilangan antara ayam petelur dengan ayam lokal atau jenis lainnya.

Meskipun hingga kini permintaan ayam kampung tersebut tetap tinggi tapi kehadiran ayam jawa super bisa menjadi pilihan bisnis menarik, sebab jenis ayam ini bisa dipanen hanya dalam 60 hari. Sedangkan rasa dan kualitas dagingnya sama dengan ayam kampung. Ayam jawa super mulai ramai diternakan di wilajah Klaten Jawa tengah tepatnya di Kecamatan Manisrenggo.
Kenapa dalam produksi ayam jawa super yang dipilih ayam buras?karna jenis ayam ini setiap hari bisa bertelur dan sangat cocok untuk mengejar produksi ayam jawa super. Karna telur sebagai wadah untuk menampung bibit serta banyaknya permintaan konsumen akan ayam jawa super. Peternak ayam membuat ayam jawa super karna tuntutan pasar, begitu pasar menghendaki permintaan ayam kampung yang berlebih, sedangkan kalau mencari ayam kampung yang murni itu ternyata tidak memenuhi target maka terwujudlah produksi ayam dalam jumlah yang besar, yang sesuai dengan kebutuhan pasar tapi dengan tekstur daging yang tidak jauh berbeda. Perbedaan ayam jawa super dengan ayam kampung adalah ayam jawa super tiap hari bisa bertelur, dan bisa membuat anakan yang lebih banyak serta umur panennya lebih singkat.

Salah satu keistimewaan ayam jawa super terdapat pada cepatnya masa pembesaran untuk ayam usia remaja. Jika pembesaran ayam kampung umumnya lebih dari 60 hari, maka ayam jawa super berkisar 45 hingga 60 hari. Dari silsilah tertuanya ayam jawa super memang sudah berasal dari indukan unggul, ayam Vietnam dikenal memiliki tulang yang besar. Di tanah air ayam ini merupakan ayam laga atau ayam aduan. Bentuk tubuhnya tinggi dan besar, membuat jenis ayam vietnam ideal sebagai indukan jantan. Sementara ayam petelur biasa dipakai sebagai indukan karna produktifitas telurnya yang tinggi. Untuk menghasilkan anakan ayam jawa super yang sempurna, peternak sengaja menggunakan infenminasi buatan.

Sebelum proses infeminasi dilakukan, indukan jantan Vietnam yang sudah siap untuk diambil spermanya dikeluarkan dari luar kandang. Kemudian indukan jantan dirangsang untuk diambil sperm@nya dengan cara tubuh ayam jantan diurut-urut. Setelah sperm@ ayam keluar kemuidan di tampung kedalam wadah, setelah itu disuntikan ke indukan ayam betina. Untuk satu ayam jantan bisa membuahi hingga minimal 50 ekor ayam jawa super. Setelah melalui proses penyuntikan, ayam betina langsung bertelur dan untuk mengawali proses infenminasi buatan sebaiknya kita menunggu telur setelah 48 jam atau 2 hari. Untuk telur 48 jam pertama kita ambil untuk konsumsi kemudian untuk telur setelah 48 berikutnya baru diambil untuk ukuran standart telur tetas. Tekhnik infeminasi sangat cocok dilakukan karna melalui cara ini dapat diatur produksi telur yang akan dihasilkan dengan jumlah permintaan yang masuk.

Pemberian pakan bagi indukan jantan dan betina harus diperhatikan agar kualitas yang dihasilkan oleh indukan jantan bagus, secara rutin ayam diberi makanan pur yaitu sejenis konsentrat murni yang sangat baik untuk menghasilkan anakan ayam jawa super. Kemudian agar kualitas daging sempurna, ayam tidak diberikan campuran pakan alami lainnya yang bisa menghambat pertumbuhan ayam. Hanya diberikan pakan ternak yang biasa dibeli di toko unggas. Selain pakan, toksinasi secara rutin juga harus dilakukan dengan faksin tersebut ayam jawa super akan lebih kebal terhadap penyakit.
Untuk penyakit pada ayam jawa super biasanya terkena penyakit gemburu yang disebabkan oleh kegagalan faksinasi dan faktor lingkungan lainnya. Untuk itu jadwal pemberian faksin pada ayam harus lebih ketat dan teratur.

Related Post: